BERITA TERBARU :
BUKU BARU
Selamat datang di PUPUT HAPPY PUBLISHING

Puisi: Doa di Kedalaman Biru


 

Doa di Kedalaman Biru

Di dasar laut yang biru sunyi,
cahaya menetes pelan dari langit air.
Terumbu karang berzikir dalam warna,
oranye, hijau, dan ungu—
semua memuji dengan caranya sendiri.

Seekor ikan berenang tanpa kata,
namun geraknya adalah keyakinan.
Ia tak bertanya ke mana arus membawa,
sebab laut telah mengajarkannya percaya.

Di sini, hening bukan kekosongan,
melainkan ruang untuk berserah.
Segala yang hidup saling menjaga,
tanpa suara, tanpa janji—
cukup dengan keseimbangan.

Aku belajar dari kedalaman ini:
bahwa hidup tak selalu harus terlihat kuat,
cukup tenang,
cukup yakin,
dan tetap berenang
meski tak tahu sejauh mana samudra.

{[['']]}

Puisi: Sunyi yang Menguatkan

 


Sunyi yang Menguatkan

Di hamparan bumi yang cokelat keemasan,
bukit-bukit berdiri seperti doa yang tak terucap.
Angin mengalir pelan,
menyapu lelah yang pernah jatuh ke tanah.

Langit biru membuka dadanya,
awan tipis menulis pesan sabar di angkasa.
Tak ada suara,
namun sunyi ini berbicara—
tentang waktu, tentang bertahan.

Batu-batu menyimpan kisah panjang,
pernah diterpa panas,
pernah dilukai sepi,
namun tetap tegak memeluk cahaya senja.

Aku belajar dari lanskap ini:
bahwa kuat tak selalu berisik,
bahwa tenang bukan menyerah,
dan perjalanan tak perlu tergesa
untuk sampai pada makna.

Di sini, aku menaruh resah,
dan pulang membawa keyakinan—
bahwa setiap langkah,
selama setia pada arah,
akan menemukan langitnya sendiri.

{[['']]}

Puisi: Di Antara Pasir dan Cahaya

 


Di Antara Pasir dan Cahaya

Di hamparan pasir yang tak bersuara,
angin menulis jejak-jejak doa
pada punggung bukit yang sabar menunggu.

Langit merangkai warna,
biru yang tenang bertemu jingga yang hangat,
seakan senja sedang belajar
cara berpamitan dengan lembut.

Cahaya perlahan turun,
menyentuh pasir dengan kasih,
mengajarkan bahwa lelah
tak selalu berarti kalah.

Di sunyi gurun ini,
aku belajar satu hal:
meski perjalanan panjang dan sepi,
harapan selalu menemukan tempat
untuk terbit kembali.


{[['']]}

Puisi: Senyum di Balik Rimba

 


Senyum di Balik Rimba

Di balik hijau yang tenang dan sunyi,
kau berdiri dengan bulu merah keemasan,
mata kecilmu menyimpan cerita,
tentang hutan, waktu, dan kesabaran.

Senyummu sederhana,
bukan untuk pamer dunia,
namun cukup untuk mengingatkan
bahwa alam pun tahu cara bahagia.

Langkahmu pelan,
tak mengejar siapa pun,
kau hidup apa adanya,
tanpa topeng, tanpa keluh.

Wahai penjaga sunyi,
dalam diam kau mengajarkan:
hidup tak selalu harus berisik
untuk terlihat berarti.



{[['']]}

Teror Hujan





Judul Buku           : Teror Hujan
                                  (Novel Detektif)
Penulis                  : Cecep Saepudin
Penerbit                : Puput Happy Publishing
Cetakan                : Cetakan Pertama, Maret 2019
Isi                            : vi + 321 Halaman; 13 x 19 cm
ISBN                       : 978-602-7806-44-3
Harga                    : Rp 65.400,-

Sinopsis:
                   Endy, seorang pemuda kota tengah berlibur ke desa Gandaran. Kedatangan  Endy ke desa Gandaran bukan waktu yang diharapkan. Keadaan desa Gandaran sedang dilanda kegemparan. Keluarga Juragan Darjo dibantai siang hari di waku hujan. Tiga orang menjadi korban kekejaman penjahat yang masih misterius. Dan polisi menemukan barang bukti berupa sebilah parang besar dan sapu tangan bernoda darah!

                 Novel ini akan membawa pembaca pada petualangan seorang pemuda dan seorang Kepala Polisi dalam memecahkan kasus pembunuhan berantai. Tentang kisah seorang pemuda yang  berjuang keras menyelidiki kasus pembunuhan berantai di desa Gandaran.  Cerita detektif ini memainkan ketegangan/trhriller dan teka-teki tidak terduga yang diminati pembaca. 

                Bersetting di pedesaan yang landa musim hujan. Pembaca dibuat menebak-nebak siapa pelakunya. Selain itu penulis  menempatkan tokoh tritagonis dengan kehadiran tiga detektif pesaing yang mengacaukan penyelidikan tokoh utama. Tidak lupa, penulis juga melakukan sebuah manuver pada tokoh utama (pemuda), yang justru ditangkap polisi dengan tuduhan pembunuhan terhadap petugas polisi. Disinilah muncul peran seorang wanita yang bersimpati pada kondisi itu dan berjuang melakukan penyelidikan kembali. Seperti cerita misteri lainnya, disini penulis juga  membuat ending yang mengejutkan. Sebab, penulis menempatkan tokoh antagonis yang kompleks dan sangat tak terduga. Novel ini diharapkan  dapat  menjadi pengobat para pembaca yang masih meminati cerita triller detektif. Selamat membaca.

*****

Buku bisa dipesan via SMS  ke 085642560633 atau WA ke 087730816715 (Futicha Turisqoh)




{[['']]}

Pembunuhan Dalam Tol





Judul Buku           : Pembunuhan Dalam Tol
                                  (Novel Detektif)
Penulis                  : Cecep Saepudin
Penerbit                : Puput Happy Publishing
Cetakan                : Cetakan Pertama, Maret 2019
Isi                            : viii + 191 Halaman; 13 x 19 cm
ISBN                       : 978-602-18504-0-4
Harga                    : Rp 39.800,-

Sinopsis:

                   Perjalanan malam itu  Dira Hendarto mendapati beberapa masalah yang tidak biasanya yaitu Pak Suripo yang misterius, pertengkaran Bu Darwiya dan Rodik gara-gara salah paham,  sikap Pak Majan yang dingin, Nerma yang terus-terusan menelpon, Pasangan unik Jony dan Vigya yang terlalu ‘baik’ malah terkesan tidak wajar.

                  Perjalanan mudik dilalui cukup berat. Setelah kemacetan selama dua jam memasuki pintu Tol Cipali, kemudian  terjadi insiden ban meletus membuat para penumpang  jengah. Lalu tiba tragedi mengerikan. Bu Darwiya ditemukan meninggal dalam kursinya. Wajahnya  mendongak dengan mulut menganga. Korban meninggal akibat jeratan leher yang sangat kuat. Polisi melakukan penyelidikan dan menyatakan korban meninggal karena  pembunuhan. Yang mengejutkan  polisi mencurigai pelakunya ada di antara penumpang!

***

                 Jika membaca novel ini, Pembaca akan dibuat menebak-nebak siapa pelaku pembunuhan dalam setiap halamannya. Disajikan dalam bahasa Indonesia yang praktis, novel ini terlalu sayang untuk dilewatkan. Novel ini akan membawa pembaca pada pertualangan pada seorang pemuda usia matang dalam memecahkan kasus Pembunuhan, seperti yang dilakukan Hercule Poirot pada tahun 1900-an.

 *****

Buku bisa dipesan via SMS  ke 085642560633 atau WA ke 087730816715 (Futicha Turisqoh)



{[['']]}

Sang Pemakan Tuhan

           


Judul Buku           : SANG PEMAKAN TUHAN
                                  (Novel Inspiratif)
Penulis                  : Yoyok Dwi Prastyo
Penerbit                : Puput Happy Publishing
Cetakan                : Cetakan Pertama, Maret 2019
Isi                            : v+ 301 Halaman; 13 x 19 cm
ISBN                       : 978-602-7806-40-5
Harga                    : Rp 60.200,-

Sinopsis:

Adalah Ludira Seta yang menjadi fokus cerita pada novel ini. Kisah anak terbuang ini dimulai dengan diketemukannya dirinya di tepian sungai oleh pria bercodet, Warsito. Dengun penuh kasih, Warsito kemudian membesarkan Ludira Seta sebagai anak pungut. Mereka hidup dengan sangat sederhana di rumah kertas semen kawasan pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

Masalah mulai muncul ketika Ludira Seta menginginkan untuk mengenyam pendidikan di bangku sekolah. Bagi Warsito, ini tentulah hal yang tidak ringan. Dengan hanya mengandalkan uang dari mengayuh becak, maka beban kehidupan semakin berat apabila keinginan anak pungutnya ini dipenuhi. Namun, meski berat, keinginan tersebut akhirnya terkabul juga.

Berikut kemudian muncul masalah-masalah susulan seperti hilangnya plakat emas dari lelaki berkumis dan berambut Einstein yang notabene adalah wakil kepala sekolah di SD tempat Ludira Seta belajar. Disusul kemudian meninggalnya A Lei, sang sahabat, dikarenakan mercon dan diusirnya Ludira Seta dan Warsito dari rumah kertas semen dikarenakan dituduh sebagai dukun yang menimbulkan pageblug penyakit.

Di selingan kisah hidup Ludira Seta ada cerita-cerita yang dapat dipetik hikmahnya. Contohnya saja ketika kasus pencurian plakat emas, terselip cerita mengenai sang pemakan tuhan, yang pada akhirnya bertobat dan dimasukkan kedalam surga-Nya. Ada juga cerita mengenai jebakan tikus yang menyengsarakan semuanya.
  
Dari selingan-selingan itu, kisah berlanjut dengan tersanderanya Ludira Seta oleh virus merah jambu. Tapi, apakah virus yang sudah kadung menjangkit itu mampu menyebar jika pada akhirnya diketahui, bahwa ibu dari gadis yang dicintai adalah seorang pelacur? Apakah juga Ludira Seta mampu menyibak misteri ayah bundanya? Dimanakah mereka berada? Dan siapakah mereka?

Untuk mengetahui semuanya, silakan sibak lembar demi lembar novel ini, dan nikmatilah kerenyahannya…..

*****

Buku bisa dipesan via SMS  ke 085642560633 atau WA ke 087730816715 (Futicha Turisqoh)


{[['']]}

Seperti Banowati



Judul Buku           : SEPERTI BANOWATI
                                  (Kumpulan Tulisan di Facebook)
Penulis                  : Muji Hayati
Penerbit                : Puput Happy Publishing
Cetakan                : Cetakan Pertama, Maret 2018
Isi                          : viii+ 205 Halaman; 13 x 19 cm
ISBN                     : 978-602-7806-42-9
Harga                    : Rp 42.975,-

Sinopsis:
Abang hanya tersenyum lalu ditariklah tanganku untuk duduk di sampingnya.
"Ini namanya Dewi Banowati. Ayu tho?”
"Kok sampean kosi gandrung kaya kuwe?"
Lalu diceritakanlah Dewi Banowati ini yang ternyata seorang putri yang sangat cantik....
*****
Semua orang pasti memiliki pikiran. Entah memikirkan masalah yang dihadapi, memikirkan sesuatu yang dilihat atau bahkan memikirkan apa yang akan dijalani. Namun tidak semua orang mampu mengungkapkan semua pikirannya tersebut dalam sebuah tulisan.
Buku berjudul Seperti Banowati  ini adalah kumpulan tulisan yang berawal dari tantangan "Apa Yang anda pikirkan" yang diberikan oleh facebook. Facebook memfasilitasi apa saja yang dibutuhkan oleh sosmeder, yang ingin mengungkapkan apa saja yang menjadi pikirannya. Bisa curhatan kesedihan, kemarahan bahkan kebencian pun kadang tersalurkan juga di sana.
Namun jika mampu memanfaatkan untuk kebaikan atau hiburan sebenarnya facebook bermanfaat untuk memberikan hiburan bagi orang lain melalui tulisan kita.
Dan Muji Hayati telah memulai ...........


Buku bisa dipesan via SMS/WA  ke 085642560633 (Futicha Turisqoh)

{[['']]}

BANK TRANSFER:


6077-01-006781-53-8
Atas Nama Futicha Turisqoh
Bank BRI Unit Gumayun Slawi

***

1390010068488
Atas Nama Futicha Turisqoh
Bank Mandiri Cabang Tegal

***
 
Support : Komunitas Penulis Fiksi Sastra | Cap Kaki Tiga Setia Manfaat Copyright © 2011. Puput Happy Publishing - All Rights Reserved
Template Edited by alisakit Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger